Peran Indonesia Asean dan PBB
Nama : Putri Ningrum Setiawati
NIM: 2252100090
Untuk memenuhi Uji SKU no 15
Strategi Indonesia Dalam Kepemimpinan ASEAN 2011 (Analisis Peranan Indonesia Sebagai Penengah Konflik Thailand-Kamboja Tahun 2008-2011)
Triawan Putra, Tri Cahyo Utomo, Reni Windiani
Journal of Politic and Government Studies, 1-9, 2013
This research describes the role of Indonesia as mediator Thailand-Cambodia border conflict while Indonesia as ASEAN Chair 2011. Conflict between Thailand and Cambodia a few years ago made the other members of ASEAN advise both parties to resolve their conflict, because being bother cooperation among ASEAN countries. Therefore, in order not expand, this conflict should be resolve. A failure of bilateral coopration in order to conflict resolution making interference by ASEAN and the UN. A decision had been delegated by United Nations to ASEAN to resolve this conflict. The Government of Indonesia as mediator had helped both meet and negotiate in Indonesia. Indonesia has offered a solution, but it has not been done because it is still awaiting approval from the cabinet and parliament Thailand. After mediation by Indonesia, relations between Thailand-Cambodia have already better, and also boundary conditions have been conducive. Although it has not achieve a peace agreement
Peran ASEAN dan PBB dalam Mendorong Proses Demokratisasi di Myanmar Pasca Kudeta Militer 2021
Tidak dapat dipungkiri bahwa demokrasi adalah salah satu isu penting dalam hubungan internasional. Untuk membantu negara-negara yang mengalami kesulitan dalam mengaplikasikan prinsip demokrasi di negaranya, seperti Myanmar, the Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai organisasi internasional yang pro terhadap demokrasi, memiliki tanggung jawab untuk mengawal keberhasilan proses demokratisasinya, khususnya pasca kudeta militer yang terjadi di tanggal 1 Februari 2022 lalu. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan terhadap karya-karya terdahulu serta berbagai sumber resmi yang meliputi pernyataan, deklarasi serta resolusi yang dikeluarkan oleh ASEAN dan PBB. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui upaya apa saja yang dilakukan oleh ASEAN dan PBB dalam mendorong proses demokratisasi di Myanmar. Di samping itu, penelitian ini juga menjabarkan perbedaan dan persamaan dalam segi strategi yang dipakai oleh kedua organisasi internasional ini dalam praktiknya di lapangan. Penulis juga akan berusaha memberikan pandangan pribadinya dalam tulisan ini terkait pendekatan organisasi mana yang lebih efektif dalam menekan rezim junta militer Myanmar.
Komentar
Posting Komentar